Satu Tahun Bersama New Vixion Lightning

image sedikit flashback

motor ini masuk sampai rumah sekitar bulan april 2014, alasan saya menjatuhkan pilihan ke NVL setelah melihat, mereview, dan mengkomparasi dan lainnya baik melalui media internet dan secara lanng bisa dililihat disini , motor ini datang pas setelah shalat Jumat, tapi berhubung saya ada bimbingan belajar dari Neutron, saya baru bisa melihat lihat motor ini sore hari. image kesan pertama melihat motor ini, weww modern like, sharp design, and sharp everywhere!!, kesan setiap lekukannya mengintimidasi bahwa segalanya kompak dan selalu mengintimidasi saya, image karena saya mempunyai selera yang sedikit racing look, saya suka garis desain yang tajam dan meruncing pada vixion ini, lupakan sisi headlamp karena itu bisa diubah dengan sedikit sentuhan. image tidak fotogenik memang, Ibarat putri salju yang tertutup gaunnya, butuh pengambilan lewat sisi tertentu untuk melihat kecantikan yang sebenarnya.

lho kok lebay mas? bukannya dijalan sudah ada banyak motor vixion ini? yups benarr, tapi melihat secara eksklusif dan kepunyaan sendiri itu lain taste nya.

bawa motor keluar rumah, seperti ganti habitat,  sempat dibutuhkan sedikit penyesuaian karena saya terbiasa mengendarai motor bebek. Cek dasbor, fitur standar khas motor sport ada semua seperti switch passbeam, engine kill, dll motor berdaya 17hp on crank pun saya ajak sedikit jalan jalan. image Peforma

Selama setahun ini saya sudah bisa menyimpulkan dari segi peforma motor ini, taste mesinnya yang merupakan rancangan minarelli italia memang lebih halus dan akselerasinya linear hingga rpm 5000. Diatas 6000rpm, daya 17(correct : 16,59) hp dan torsi 14,5 NM berbicara disini. Saat naik ke rpm 6000 motor ini cenderung lebiih menarik saya kedepan hingga limiter di 10.500rpm.

Tapi handling, handling dan handling!!! adalah yang paling saya suka dari motor ini, khas yamaha, motor ini seakan nurut kemanapun badan kita mengarah, perpaduan link monocros yang sudah ada sejak vixion generasi pertama dengan ban tapak lebar membuat motor ini sangat nyaman diajak buat cornering, lebih lebih saya adalah orang pegunungan yang punya jalan berirama naik turun dan nikung kanan kiri. Itulah yang saya rasakan selama setahun ini image Modifikasi

Untuk modifikasi, standar aja sih, saya lebih suka modif minimalis supaya sedikit berbeda dari vixion dijalanan, nggak perlu modifikasi yang terlalu extrem yang justru mengurangi fungsionalitas motor itu sendiri. Untuk modifikasi yang saya lakukan selama setahun ini: pasang stang jepit, headlamp LED, cover headlamp z250, cover engine, disk depan lebar, tutup as roda depan, knalpot nob1 3bold fullsystem(sudah saya lepas lagi), knalpot slider(dilepas kembali), lampu hazzard(dilepas kembali), cutting scotlite. Buat perawatan mesin juga cukup standar, hanya setting co, pertamax, oli shell advance AX7 (setiap 1500km), penggantian filter oli di 10.000km, servis rutin setiap 3000km. image Keluhan

No product is perfect, lebih lebih buatan manusia, belum berusia satu minggu motor ini terpaksa harus masuk bengkel resmi karena selang lubang pembuangan air yang berfungsi membuang air yang masuk ke celah tutup tangki mampet, efeknya air tertahan dan saat tutup tangki dibuka air akan langsung masuk bercampur dengan bensin, jika dibiarkan berkepanjangan akan merusak fuelpump, alhamdulilah dilakukan pengurasan, pengecekan selang sekaligus servis fuelpump di bengkel resmi secara gratis. Kekurangan satunya lagi yaitu motor cenderung terasa lebih kasar saat cuaca panas(siang hari) dan mungkin setiap kendaraan bermotor seperti itu.

Kesan kesan

Setiap teknologi diciptakan sebagai penyempurnaan dari yang ada sebelumnya, sebagai rider yang sebelumnya menggunakan motor berpenyuplai bahan bakar karburator, saya lebih mendapatkan kemudahan perawatan saat menggunakan motor injeksi dan mengubah mindset saya yg sebelumnya beranggapan bahwa motor injeksi itu menyusahkan. Karena semua sudah diatur dengan elektronik, melakukan settingan dan pemeriksaan akan lebih akurat dan praktis karena semua sudah bisa terdeteksi melalui komputer dan ecu yang ada di motor ini.

Tidak perlu memanasi mesin yang terlalu lama (max 30 detik), tidak ada gejala brebet saat mesin dingin dan tidak ada masalah mesin susah hidup setelah kehujanan adalah point tambahan kemudahan yang lainnya.

Last, New Vixion sejatinya bukanlah motor touring yang kita tetap merasa nyaman saat buat perjalanan jauh, satu jam berjalan diatas motor ini pun sudah cukup membuat badan kita meminta sedikit istirahat.

Turun dari motor ini saya akan mendapatkan lelah dan tensi darah yang cenderung naik, tapi keinginan untuk mengendarainya lagi adalah sesuatu yang selalu ada, dan selalu ada. image Kuncinya tetap menikmati, karena dalam menikmati membuat badan kita lebih segar dan lebih terlihat keren. Sekian image image

Iklan

14 thoughts on “Satu Tahun Bersama New Vixion Lightning”

  1. Mantap mas bro, ane malah sudah punya vixion 3 generasi, dari lampu bulat, oval dan NVL.. jujur dari tenaga masih mantap yang lampu bulat..tapi secara keseluruhan vixion emang joosssss..

    Disukai oleh 1 orang

  2. Nanya mas, pasang stang jepit kn musti diturunin yg depannya
    Nah sincanku pake engine cowl yg bawaan diler, kira2 mentok polisi tidur gk tuh? Wong yg sekarang aja kondisi normal bagian ujungnya bekas nyium lubang jalan

    Disukai oleh 1 orang

  3. kalo boleh tau tinggal di pegunungan tu dmn ya bro? iri ane wkwkk

    ni ane rencana mo bli NVL 2nd kyknya cri taon 2014 tp Km cari yg rendah.
    klo ga gt Vario 150, tw dah masi galau.
    hehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s